Ikhlas Dalam Memandirikan Anak Yatim Dhuafa

Bestarimandiri.id: Kebaikan adalah perbuatan atau tindakan yang sangat mulia di mata Allah SWT. Kebaikan dapat berupa apapun yang bisa bermanfaat untuk orang lain. Seperti hal nya ikhlas dalam memandirikan anak yatim dhuafa, disaat memberi kita harus ikhlas karena Allah SWT. Dalam QS. Al-Maidah ayat 85 "Maka Allah memberi mereka pahala terhadap perkataan yang mereka ucapkan, (yaitu) surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya, sedang mereka kekal di dalamnya. Dan itulah balasan (bagi) orang-orang yang berbuat kebaikan (yang ikhlas keimanannya)".

Balasan Allah SWT kepada seorang muslim yang berbuat kebaikan dengan ikhlas apalagi menyatuni anak yatim dhuafa, maka ia akan ditempatkan di surga yang terdapat sungai-sungai mengalir. Tidak hanya itu setiap muslim juga akan kekal di dalamnya. Ikhlas dalam memandirikan anak yatim dhuafa dapat kita lakukan dengan bersedekah ataupun berinfaq. Memberi bantuan beasiswa agar anak-anak yatim dhuafa bisa mengenyam pendidikan dengan baik itu juga bentuk kebaikan. Ikhlas sendiri adalah melakukan perbuatan tanpa mengharapkan balasan, semuanya di niatkan karena Allah SWT.

Ikhlas dalam memandirikan anak yatim dhuafa bisa dilakukan siapapun, bahkan jika kita tidak bisa bersedekah dan berinfaq kita masih bisa melakukannya dengan menjadi pengajar ataupun relawan dalam membantu kemandirian anak yatim dhuafa.  Segala sesuatu yang kita niatkan dengan ikhlas InsyaAllah akan menjadi ibadah kita kepada Allah SWT.

Sebarkan Kebaikan Anda