Sedekah Ibarat Memberi "Pinjaman Kepada Allah"

Bestarimandiri.id: Allah SWT telah membuat dan memberikan kemudahan kepada umat muslim dalam hal beribadah. Semuanya sudah di atur dalam Al-Qur'an dan telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Dalam kisah Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Tsabit Bin Al-Bunani dari Anas, kala itu ada 2 orang yang sedang memperdebatkan pagar dan pohon kurma dan terdengar ke telinga Rasulullah SAW. Seseorang yang hendak memagari rumahnya namun terhalang sebuah pohon kurma yang menjuntai di halaman rumahnya, kemudian Rasulullah SAW meminta pemilik pohon kurma tersebut untuk menjualnya. Namun, pemilik tersebut tidak mau. Datanglah seorang sahabat Abu Dahdah yang langsung membeli pohon tersebut dengan menukarnya dengan kebun kurmanya yang sangat luas yang saat itu Abu Dahdah mendengar sabda Rasulullah SAW "Berikanlah batang pohon kurma itu kepada saudaramu (agar ia bisa memagar tanahnya), engkau akan mendapatkan ganti sebuah kebun kurma di surga". Dari kisah inilah sedekah ibarat memberi pinjaman kepada Allah dan kisah ini juga melatarbelakangi turunnya QS Al-Baqarah ayat 245 "Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-nya lah kamu dikembalikan".

Sedekah sendiri adalah bentuk amalan seorang muslim dengan cara memberi apapun yang bermanfaat kepada orang lain dengan ikhlas. Sedekah dapat berupa waktu, tenaga, harta dan bantuan yang lain. Manfaat sedekah sangatlah banyak sesuai dengan janji Allah SWT, lantas apa yang kita tunggu? Allah sudah menjanjikan banyak hal tentang sedekah. Pertanyaannya sudah yakinkan kita kepada Allah SWT seperti yang dilakukan oleh Abu Dahdah? Semuanya kembali ke masing-masing individu muslim. Balasan dari memberi pinjaman kepada Allah itu adalah hak prerogatif Allah, sebagai hamba kita seharusnya tidak mengharapkan dengan imbalan melainkan harus ikhlas karea Allah SWT. Sejatinya segala yang ada di bumi ini termasuk harta kita adalah milik Allah SWT.

Sebarkan Kebaikan Anda