Syukur Nikmat Dengan Memberikan Hak Orang Lain

Bestarimandiri.id - Allah SWT telah menciptakan manusia dan bumi beserta isinya. Setiap muslim di bumi mendapat nikmat yang diberikan Allah SWT yang tidak terhitung jumlahnya. Dalam QS. An-Nahl ayat 18 menjelaskan "Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang". Nikmat yang telah Allah SWT berikan kepada kita tidaklah bisa dihitung, yang bisa kita lakukan sebagai hambanya adalah mensyukuri segala nikmat yang telah diberikan. Mensyukuri nikmat Allah SWT bisa kita lakukan dengan mengucapkan kalimat tahmid atau Alhamdulillah. Selain itu, kita juga bisa mensyukuri nikmat dengan memberikan hak orang lain. Dalam hal ini yang dimaksudkan adalah beramal dengan niat mensyukuri nikmat Allah SWT. 

Menurut Imam Ghazali dalam kitab Ihya'umuludin menyebutkan syukur tersusun dari tiga materi yaitu, ilmu, hal (keadaan) dan amal (perbuatan). Syukur dengan ilmu artinya menyadari bahwa segala kenikmatan yang diterima itu adalah semata-mata dari Allah SWT. Syukur kedua dengan hal atau keadaan, artinya menyatakan kegembiraan karena memperoleh kenikmatan. Syukur dengan amal, artinya menunaikan sesuatu yang sudah pasti menjadi tujuan dan dicintai Allah SWT dapat berupa berbagi kepada orang lain yang membutuhkan. 

Syukur dengan amal, selalu ingat bahwa nikmat pemberian Allah SWT haruslah kita bagi dengan saudara muslim yang lain, salah satu nya adalah nikmat rezeki. Cara mensyukuri nikmat rezeki adalah dengan beramal (berbuat kebaikan) kepada saudara muslim yang membutuhkan. Siapa saudara muslim yang membutuhkan? Bisa keluarga, anak yatim dhuafa dan 8 asnaf penerima zakat. Sebagai seorang muslim kita harus selalu bisa mensyukuri nikmat yang telah Allah SWT berikan dan janganlah kita menjadi golongan yang istidraj (pemberian dari Allah untuk orang-orang yang dimurkai agar mereka terus menerus lalai).

Sebarkan Kebaikan Anda